Printed From:

Beberapa faktor resiko yang menyebabkan seseorang mengalami sembelit adalah:1

  • Wanita lebih sering mengalami sembelit daripada pria
  • Usia lebih dari 40 tahun
  • Baru menjalani pembedahan perut atau panggul
  • Hamil tua
  • Aktivitas fisik yang kurang
  • Asupan air dan serat yang tidak mencukupi
  • Menggunakan banyak obat disaat bersamaan/polifarmasi terutama pada lansia
  • Penyakit atau keadaan lain yang menyebabkan sembelit. Contoh: Diabetes Mellitus, Depresi.
  • Perjalanan (traveling)
  • Riwayat sembelit kronis
  • Faktro psikologi seperti stress dan depresi

Beberapa penyakit yang mendasari gejala sembelit, antara lain:1

  • Kerusakan mekanis, misalnya tumor usus, fissure ani (jaringan parut atau perlukaan kronis di anus)
  • Gangguan persarafan usus, penyakit multiple sclerosis, trauma medulla spinalis
  • Kondisi hormonal/metabolic
  • Diabetes melitus, hipotiorid

Wanita hamil juga memiliki resiko untuk mengalami sembelit atau susah buang air besar. Sebesar 40% wanita akan mengalami sembelit pada masa kehamilan. Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor pemicu, salah satunya dikarenakan perubahan kadar hormonal pada ibu hamil, terutama meningkatnya hormon progesterone. Penyebab lainnya adalah karena adanya efek mekanis karena pertumbuhan janin & plasenta, serta pola diet dan aktivitas fisik.2

Referensi:

  1. Konsensus Nasional Penatalaksanaan Konstipasi di Indonesia. Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia. 2010.
  2. Cullen G, D. O’Donoghue. Constipation and Pregnancy. Best Practice & Research Clinical Gastroenterology 2007:5: p815.