Printed From:

1. Apakah laksatif yang mengandung bisakodil aman untuk penggunaan secara teratur dan dalam waktu lama?

Laksatif yang mengandung Bisakodil bisa diberikan pada kasus sembelit kronis sampai dengan 4 minggu. Menurut dari jurnal Kamm, laksatif yang mengandung bisakodil terbukti efektif dan efek sampingnya dapat ditoleransi dengan baik oleh pasien pada kasus konstipasi kronis.1

2. Mengapa terasa mulas ketika menggunakan laksatif yang mengandung Bisakodil?

Bisakodil memiliki efek kerja merangsang pergerakan usus sehingga dapat menimbulkan rasa mulas. Hal ini wajar dan NORMAL dirasakan konsumen karena merupakan golongan laksatif stimulan. Hal tersebut menandakan bahwa kandungan aktif Bisakodil bekerja di dalam tubuh. Selain itu, berdasarkan penelitian, efek mulas yang dirasakan dari Bisakodil ternyata masih bisa ditolerir. 1

3. Apakah pemakaian laksatif yang mengandung Bisakodil dapat menyebabkan adiksi/ketergantungan?

Karena laksatif tidak melewati sawar darah otak, tidak ada dasar ilmiah bahwa laksatif berpotensi menyebabkan adiksi. Adiksi merupakan gangguan pengontrolan pemakaian obat, sehingga tetap menggunakan obat walaupun berbahaya dan keinginan mengkonsumsi obat secara terus menerus. 2

4. Apakah diperbolehkan penggunaan laksatif untuk ibu hamil dan menyusui?

Pengalaman menunjukkan tak ada bukti efek samping yang berbahaya selama kehamilan. Namun demikian, Dulcolax tidak boleh digunakan saat kehamilan, terutama pada trimester pertama dan pemberian kepada ibu hamil harus dengan petunjuk dokter.3,4,5
Untuk kasus menyusui, laksatif yang mengandung Bisakodil tidak dikeluarkan melalui ASI. Laksatif stimulant yang mengandung Bisakodil berbentuk tablet boleh digunakan untuk ibu menyusui. 3 Pemakaian laksatif yang mengandung laktulosa pada kehamilan masih dikategorikan aman.5

5. Apakah laksatif dapat digunakan untuk diet/menurunkan berat badan?

Obat pencahar tidak untuk membantu menurunkan berat badan. 3,4

6. Apakah laksatif yang mengandung Bisakodil dapat dikombinasikan dengan obat pencahar lainnya?

Laksatif yang mengandung Bisakodil dapat digunakan bersamaan dengan obat pencahar lainnya. Akan tetapi, dampak dari penggunaan bersamaan tersebut akan meningkatkan efek samping saluran pencernaan misalnya seperti mulas dan diare. 3,4

7. Apakah laksatif sirup yang mengandung laktulosa dapat digunakan untuk bayi berusia kurang dari 1 tahun?

Laksatif sirup yang mengandung laktulosa dapat diberikan pada bayi berusia kurang dari 1 tahun, untuk panduan dosisnya bisa dilihat di informasi produk laksatif tersebut. 5

8. Apakah laksatif sirup yang mengandung laktulosa dapat digunakan untuk penderita diabetes/gula?

Penggunaannya laksatif yang mengandung laktulosa harus berhati-hati pada penderita diabetes melitus (DM).5 Namun ada penelitian yang telah membuktikan bahwa Dulcolactol dapat diberikan pada penderita diabetes bersamaan dengan obat DM tanpa meningkatkan kadar gula darah penderita secara signifikan dibandingkan dengan kelompok yang hanya mengkonsumsi obat DM saja tanpa laktulosa. 6

Referensi:

  1. Kamm, M. A. et. al. Oral bisacodyl is effective and well-tolerated in patients with chronic constipation Clin.Gastroenterol.Hepatol. 2011; 9(7):577-583
  2. Mueller-Lissnes SA, et all. Myths and misconceptions about chronic constipation. Am J Gastroenterol 2005; 100 : 232-242
  3. Produk Informasi Dulcolax Tablet 2018
  4. Produk Informasi Dulcolax Supositoria 2018
  5. Produk Informasi Dulcolactol
  6. Genovese et al. Lactulose improves blood glucose reeponse to an oral glucose test in non-insulin dependent diabetic patients. Diab Nutr Metab 1992; 5: 295-97.