Printed From:

 

 

5 Penyebab Buang Air Besar Berdarah yang Paling Umum

Anda mungkin kaget dan cemas ketika menyadari ada darah di toilet setelah buang air besar. BAB yang berdarah tidak selalu menandakan masalah serius, tapi Anda juga tetap perlu waspada. Lantas, apa saja penyebab buang air besar berdarah? Simak ulasan berikut untuk mengetahui jawabannya.

Penyebab buang air besar berdarah

Meski Anda merasa kaget sekaligus khawatir, penting untuk mencari tahu penyebab yang mendasarinya. Pasalnya, buang air besar berdarah bisa disebabkan oleh banyak faktor; dari kebiasaan sehari-hari hingga tanda dari kondisi medis yang lebih serius.

Secara umum, berikut berbagai penyebab buang air besar berdarah yang perlu Anda ketahui.

1. Hemorrhoid

Penyebab buang air besar berdarah yang paling umum adalah hemorrhoid. Hemorrhoid adalah benjolan yang muncul ketika pembuluh darah vena di anus meradang dan membengkak. Orang awam lebih mengenal kondisi ini dengan sebutan wasir atau ambeien.

Dalam banyak kasus, wasir muncul karena kebiasaan mengejan (ngeden) yang terlalu keras saat BAB.[1] Saat sembelit, feses Anda cenderung keras sehingga Anda perlu ngeden lebih keras dari biasanya.

Tekanan yang terlalu kuat saat Anda ngeden dapat membuat pembuluh darah dalam rektum dan anus membengkak. Bila pada saat yang bersamaan tekstur feses Anda juga sedang keras dan kering, maka Anda akan lebih mungkin mengalami buang air besar berdarah.

Hemorrhoid juga bisa dipicu karena kebiasaan duduk terlalu lama, sering mengangkat benda-benda berat, dan sedang hamil. Kabar baiknya, kondisi ini mudah diobati dan tidak menular.

2. Fisura ani

Fissura ani adalah kondisi ketika jaringan mukosa yang melapisi anus robek atau terluka. Kondisi ini umum terjadi ketika Anda mengalami sembelit kronis karena kesusahan mengeluarkan feses yang kering dan keras.

Dorongan dari feses yang kering dan keras secara terus menerus dapat merobek anus hingga menyebabkan perdarahan. Hal tersebut dapat diperparah bila feses berukuran besar sehingga Anda harus mengejan ekstra keras untuk mengeluarkannya.

Selain menjadi penyebab buang air besar berdarah, kondisi ini juga dapat menyebabkan anus terasa gatal, nyeri, dan tidak nyaman.[2] 

3. Inflammatory Bowel Disease (IBD)

Inflammatory bowel disease (IBD) adalah istilah untuk penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan di usus. Penyakit Crohn dan kolitis ulserativa adalah jenis IBD yang paling umum.

Kedua penyakit tersebut sama-sama dapat menjadi penyebab buang air besar berdarah.[3]

4. Ulkus lambung

Ulkus lambung juga bisa jadi penyebab seseorang mengalami buang air besar berdarah. Ulkus lambung sendiri merupakan kondisi ketika lapisan lambung Anda terluka.[4] Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Mulai dari asam lambung tinggi akibat merokok, stres, hingga infeksi bakteri.

Orang dengan kondisi ini cenderung lebih sering mengalami sakit perut yang bersifat kambuhan dan perdarahan saat buang air besar.

5. Polip usus

Polip usus adalah benjolan kecil dengan bentuk bertangkai yang tumbuh di sepanjang lapisan dalam usus besar.

Kebanyakan polip usus bersifat jinak. Meski begitu, begitu, mengutip dalam laman Harvard Health Publishing, benjolan yang semakin besar dapat menjadi penyebab buang air besar berdarah. Polip usus pun bisa berkembang menjadi kanker usus besar.[5]

Beberapa orang yang berisiko tinggi mengalami polip usus adalah perokok, memiliki berat badan berlebih, dan punya riwayat keluarga dengan kondisi ini. [6]

Cara mencegah buang air besar berdarah

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, penyebab buang air besar berdarah ada banyak. Nah, supaya Anda terhindar dari masalah tersebut, Anda bisa melakukan langkah-langkah sederhana berikut:

  • Ketika susah buang air besar, sebaiknya jangan dipaksakan mengejan terlalu keras. Minum obat pencahar yang mengandung zat bisakodil. Zat ini dapat membantu merangsang pergerakan usus besar sehingga akan memudahkan feses untuk keluar dari anus.[7]
  • Menghindari makanan yang berlemak, cepat saji, dan tinggi gula.
  • Memperbanyak makan buah, sayur, dan biji-bijian yang berserat tinggi.
  • Rutin minum air putih setidaknya 8 gelas per hari.
  • Menjalani gaya hidup aktif dengan olahraga teratur dan memperbanyak aktivitas fisik.
  • Sesibuk apa pun Anda, berusahalah untuk segera pergi ke toilet bila hasrat buang air besar sudah mulai terasa. [8]

Buang air besar berdarah tidak boleh dianggap sepele. Segera periksa ke dokter bila Anda mengalami buang air besar berdarah dalam jumlah yang banyak. Apalagi bila Anda juga mengeluhkan sejumlah gejala lain, seperti sakit perut yang intens, muntah-muntah, badan lemas, diare, pusing, kliyengan, jantung berdebar-debar, dan sulit bernapas. [9]

Referensi :

  1. Hemorrhoids - Symptoms and causes. (2019). Mayo Clinic. Retrieved 11 October 2019, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hemorrhoids/symptoms-causes/syc-20360268
  2. Anal fissure - Symptoms and causes. (2019). Mayo Clinic. Retrieved 11 October 2019, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/anal-fissure/symptoms-causes/syc-20351424
  3. 10 Possible Causes of Bloody Stool. (2019). Verywell Health. Retrieved 5 September 2019, from https://www.verywellhealth.com/causes-of-bloody-stool-1124078
  4. Peptic ulcer - Symptoms and causes. (2019). Mayo Clinic. Retrieved 27 November 2019, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/peptic-ulcer/symptoms-causes/syc-20354223
  5. Publishing, H. (2019). Colon Polyps - Harvard Health. Harvard Health. Retrieved 27 November 2019, from https://www.health.harvard.edu/a_to_z/colon-polyps-a-to-z
  6. Colon polyps - Symptoms and causes. (2019). Mayo Clinic. Retrieved 27 November 2019, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/colon-polyps/symptoms-causes/syc-20352875
  1. Laxatives . (2017). nhs.uk. Retrieved 27 November 2019, from https://www.nhs.uk/conditions/laxatives/
  1. Constipation - Symptoms and causes. (2019). Mayo Clinic. Retrieved 27 November 2019, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/constipation/symptoms-causes/syc-20354253
  2. Cold, F., Health, E., Disease, H., Disease, L., Management, P., & Conditions, S. et al. (2019). Blood in Stool: Causes and Diagnosis. WebMD. Retrieved 5 September 2019, from https://www.webmd.com/digestive-disorders/blood-in-stool#1
 
 

 

TIPS

Jangan lupa juga untuk mengkonsumsi cairan yang cukup saat bepergian, minimal 2 liter sehari dan perbanyak konsumsi makanan berserat saat bepergian agar aktivitas tidak terganggu oleh sembelit.4

Artikel_Bepergian

Dulcolax Tablet