Printed From:

 

 

Makanan

Keberhasilan pengobatan pada sembelit dapat dicapai tidak hanya dengan pemberian obat akan tetapi perubahan gaya hidup termasuk pola diet. Beberapa makanan dapat membantu mengobati sembelit, beberapa yang lain tidak.1 Makanan seperti buah-buahan, air putih, dan probiotik terbukti bermanfaat untuk kasus sembelit. Makanan kaya serat antara lain sereal, roti, buah-buahan, kentang (dengan kulit) dan gandum utuh. Buah-buahan mengandung banyak air, sorbitol, fruktosa, dan serat. Buah-buahan yang baik untuk sembelit adalah pir, anggur, dan apel (dengan kulitnya).1 Selain itu, beberapa makanan yang sebaiknya dihindari ketika sembelit adalah kafein, alkohol, dan minuman bersoda.2

Mekanisme aksi dari serat antara lain dapat meningkatkan massa tinja dan mempercepat waktu transit tinja di dalam usus sehingga sembelit tidak terjadi.1 Peningkatan konsumsi serat pada makanan direkomendasikan untuk mengatasi sembelit, dengan batas asupan minimal 25 gram per hari.3

Menurut angka kecukupan gizi yang ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan tahun 2013, wanita dewasa membutuhkan serat setidaknya 32 gram per hari, sedangkan pria dewasa memerlukan sekitar 38 gram per hari.4

Referensi :

  1. Bae SH. Diets for Constipation. Pediatric Gastroenterology, Hepatology, and Nutrition 2014; 17(4): 203-208.
  2. NHS UK Guideline. Laxative Treatment Guideline for Adults. 2017.
  3. Abdullah MMH, et al. Dietary Fibre Intakes and Reduction in Functional Constipation Rates Among Canadian Adults: a cost-of-illness analysis. Food and Nutrition Research 2015; 59: 1-8.
  4. Kementrian Kesehatan RI. 2013. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2013 Tentang Angka Kecukupan Gizi.
 

 

TIPS

Konstipasi atau sembelit biasanya tidak cukup ditangani dengan medikasi atau obat-obatan saja, akan tetapi juga perlu diimbangi dengan perubahan gaya hidup termasuk pola diet sehat.1

Artikel_Makanan

Dulcolax Supositoria